![]() |
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh semua masyarakat sekitar, mereka berbondong-bondong melihat rangkaian acara yang digelar di Halaman Desa setempat, Jum'at (21/11/2025) malam.
Mulai ratusan warga desa, terdiri dari wanita, pria, tua, muda, remaja, hingga anak-anak, turut meramaikan acara ini dengan semarak.
![]() |
“Perayaan sedekah bumi ini adalah salah satu upaya menjalin silaturahmi antar masyarakat sekaligus bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta,” ujarnya.
Ia menambahkan, tradisi tersebut juga menjadi simbol komitmen warga untuk nguri-uri budaya leluhur agar tidak hilang ditelan zaman modern.
“Budaya seperti ini tidak boleh sampai punah. Ini identitas kita sebagai orang Jawa,” Tegas Abah Lukman.
Ketua Panitia Ruwat Desa, Santoso menyampaikan rasa syukur atas suksesnya acara meskipun cuaca gerimis, Dia menilai antusiasme masyarakat tetap tinggi dan acara berjalan lancar.
Acara sedekah bumi semakin meriah dengan pagelaran wayang kulit oleh Ki Dalang Daniel Putra dari Jemundo, Sidoarjo, yang membawakan lakon “Adeke Negoro Botoreto”, membawa suasana penuh nilai spiritual dan hiburan bagi warga sekitar.




