![]() |
| (Foto:UFS78/Sinergitas.id) |
SIDOARJO - Sedekah Bumi adalah salah satu acara tradisional dalam ungkapan rasa syukur kepada sang pencipta. Acara ini sering kita jumpai kepada masyarakat di daerah pedesaan, yang kehidupannya ditopang dari sektor pertanian dan nelayan.
Seperti dilakukan di Dusun Gisik Kidul, Desa Tambakcemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Dalam Tradisi ruwat desa dilestarikan dengan menggelar kesenian wayang kulit, syukuran dan doa bersama.
Dalam acara wayang kulit, menghadirkan Ki Dalang Yohan Susilo dari keret Krembung Sidoarjo dengan ciri khas Jawa Timur, yang berlakon "Wahyu Cempaka Ndaru" dalam rangka Petik Laut, Minggu, (01/02/2026) malam.
![]() |
| Kepala Desa Tambakcemandi, Khoiruddin (Foto:UFS78/Sinergitas.id) |
Kepala Desa Tambakcemandi, Khoiruddin dalam sambutan menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam acara wayang kulit ini.
Ia menyebutkan untuk hidup di era modern ini bahwa pentingnya melestarikan tradisi sedekah bumi.
pada perubahan zaman yang begitu pesat, penting sekali untuk meneruskan tradisi - tradisi yang telah ada sebagianmana suatu identitas pada budaya.
![]() |
| (Foto:UFS78/Sinergitas.id) |
"Hal ini menjadi nilai - nilai budaya perlu dikembangkan dan diwariskan. Karena apa, ini tetap relevan ditengah perkembangan zaman saat ini," Ujarnya.
Oleh karena itu, dirinya mengapresiasi atas kerjasama kepada seluruh masyarakat yang sudah mensukseskan ruwat desa hingga selesai.
hal ini menjadikan suatu kesadaran penuh, bahwa bergotong - royong melestarikan tradisi supaya tidak digerus zaman modern.
"Mudah-mudahan dengan acara ini seluruh dusun di Desa Tambakcemandi dirahmati oleh Allah SWT dan menjadikan Desa yang Gemah Ripah loh jinawi," Harapnya.
Turut hadir dalam acara pagelaran wayang kulit diantaranya Camat Sedati, Koramil Sedati, Polsek Sedati, Kepala Desa se-kecamatan Sedati, BPD, LPMD, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, RT/RW, Tim penggerak PKK Desa, Karang Taruna, dan yang hadir dalam acara tersebut.





