![]() |
| Ki dalang Hadiyono berikan Gunungan kepada PJ Kades Durungbanjar, Rizqi Maulana. (Foto:Ulum Fajar Setiawan/Sinergitas.id) |
SIDOARJO - Pemerintah Desa Durungbanjar, Kecamatan Candi, Sidoarjo, menggelar acara Puncak Ruwah Desa dengan mengadakan pagelaran wayang Kulit di halaman Balai Desa, Jum'at (6/2/2026) malam.
Kegiatan wayang kulit merupakan puncak dari rangkaian acara ruwah Desa Durungbanjar Tahun 2026 yang dihadiri oleh Camat Candi, Koramil Candi, Polsek Candi, Kepala Desa se-kecamatan Candi, BPD, LPMD, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, RT/RW, Tim penggerak PKK Desa, Karang Taruna, dan yang hadir dalam acara tersebut.
![]() |
| (Foto:UFS78/Sinergitas.id) |
Pada malam ini, warga antusias memadati dan menyaksikan langsung kegiatan ruwat desa dan pagelaran wayang kulit. Mereka datang langsung untuk melihat pertunjukan pagelaran wayang kulit, yang diperankan oleh Dalang kondang Ki Hadiyono karawitan dan campursari "Adi Budoyo" asal Janti Tarik Sidoarjo, dengan lakon "Syekh Subakir Menyebarkan Islam di Tanah Jawa".
Pejabat (PJ) Kepala Desa Durungbanjar, Rizqi Maulana H, S.STP mengatakan bahwa kegiatan ruwat desa sudah menjadi tradisi rutin masyarakat Candi, khususnya warga desa Durungbanjar.
Acara tersebut, masyarakat sudah meyakini bahwa dengan digelarnya Ruwat Desa, berharap dihindarkan dari segala bentuk bencana. Sehingga, Tuhan yang maha esa berikan Rahmat, kesejahteraan dan kemakmuran untuk desa ini.
"Sedekah bumi memang bisa menolak dari segala musibah apapun, apalagi ruwat desa Digelar setiap tahunnya," Ucapnya.
![]() |
| (Foto:UFS78/Sinergitas.id) |
Rifqi juga menyebut bahwa dirinya bersama warga juga mengirim doa kepada Sesepuh desa atau pembabat alas yang ada di desa Durungbanjar tersebut.
"Ya kami juga melaksanakan istigosah, tahlil dan di bersama di setiap makam sesepuh di Desa Durungbanjar, semoga para sesepuh yang ada di babat alas Desa ini diterima oleh Tuhan yang maha esa," Tandasnya.
Ketua Ruwat Desa Penyelenggara Desa Durungbanjar, Zainuri menambahkan bahwa kegiatan yang dimaksudkan ini, untuk melestarikan budaya yang sudah ada sejak dulu. “Dengan kegaiatan Ruwah Desa ini diharapkan warga Desa Durungbanjar aman, sejahtera, rukun dan hubungan antara pemdes dan warga Semakin harmonis, ” Katanya.





