-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dinamika Muktamar NU Ke-35, Pemilihan Ketua Umum PBNU Melalui AHWA

Minggu, 30 Agustus 2026 | Agustus 30, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-29T22:56:18Z
Dokumentasi Tim Sinergitas.id
JOMBANG - Sempat ricuh pada sidang pleno III pada tahapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya ditetapkan melalui Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) sebagai mekanisme pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026-2031.

Keputusan tersebut diambil setelah muktamirin sepakat untuk melakukan voting sebagai penentu mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU, pada Minggu (30/8/2026) pukul 01.30 WIB dini hari.

Muktamirin yang memilih AHWA berjumlah sebanyak 401 suara. Sedangkan mekanisme one man one vote terdapat sebanyak 150 suara. Sementara suara tidak sah ada 1 suara. Total suara terdapat 552.
Dokumentasi Tim Sinergitas_id 
Hasil tersebut, sekaligus menjadikan AHWA sebagai mekanisme pemilihan ketua umum PBNU untuk pertama kalinya pada agenda Muktamar NU.


“Ini realitas yang harus kita terima, dengan ucapan Bismillah dan Alhamdulillah, pemilihan opsi telah kita tetapkan adalah perubahan,” kata Prof. Muhammad Nuh, Pimpinan Sidang Pleno dalam Muktamar ke-35 NU di Ponpes Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, pada Minggu (30/8/2026) dini hari.


Pantauan sinergitas.id media, sidang untuk memutuskan pemilihan menggunakan one man one vote atau AHWA berlangsung mulai sekitar pukul 19.30 WIB hingga 01.30 WIB dinihari.


Setelah mekanisme pemilihan ketua umum PBNU tersebut tuntas, pimpinan sidang dan muktamirin menyepakati untuk melanjutkan sidang pada Minggu (30/8/2026) pagi pukul 09.00 WIB.


"Agenda penting dalam sidang lanjutan yang dilaksanakan pada Minggu (30/8/2026) nanti antara lain adalah Demisioner Pengurus PBNU sebelumnya, Pemilihan AHWA, Sidang tertutup Anggota AHWA dan Pengesahan Rais Aam lalu lanjut Pemilihan Ketua Umum Masa Khidmah 2026-2031," ujar Gus Ipul, Tokoh NU yang menjadi Menteri Sosial RI.


Setelah semuanya tuntas, Muktamar ke-35 NU akan diakhiri dengan seremoni penutupan dengan sambutan shohibul bait, sambutan ketua umum PBNU terpilih masa khidmat 2026 – 2031, sambutan Rais Aam PBNU Terpilih Masa Khidmat 2026 – 2031 dan doa penutupan. (cdr/ulum)

×
Berita Terbaru Update