![]() |
| Dokumentasi edy/Sinergitas.id |
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB tersebut mengambil start dan finish di Pendopo Balai Desa Betro. Lomba diikuti warga Desa Betro dengan mengusung semangat kekompakan, kreativitas, sportivitas, dan kebersamaan.
Sejak pagi, ruas jalan di wilayah Desa Betro dipadati warga yang antusias menyaksikan berbagai penampilan peserta. Masing-masing kelompok menampilkan kreativitas melalui kostum, yel-yel, lirik, serta gerakan yang menarik.
![]() |
| Dokumentasi edy/Sinergitas.id |
Ketua TP PKK Kecamatan Sedati, Yusrita Anidah, SKM., M.Kes., mengatakan kegiatan lomba gerak jalan tersebut merupakan kegiatan positif untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, kekompakan, dan sportivitas masyarakat.
«“Sebagai juri, kami akan melakukan penilaian secara objektif dan adil. Yang terpenting, seluruh peserta bisa menikmati kegiatan ini dan terus menjaga kekompakan serta semangat gotong royong,” ujarnya.»
![]() |
| Dokumentasi edy/Sinergitas.id |
Menurutnya, lomba gerak jalan bukan hanya sekadar perlombaan untuk memperebutkan juara, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan membangun kekompakan antarwarga Desa Betro.
«“Kami sangat mengapresiasi antusiasme seluruh warga Desa Betro yang ikut memeriahkan kegiatan ini. Melalui lomba gerak jalan ini, kami ingin membangun kebersamaan, kekompakan, kreativitas, sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ujar Sifana.»
Ia berharap semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dalam kehidupan bermasyarakat.
«“Yang paling penting bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi bagaimana kita bersama-sama memeriahkan HUT Kemerdekaan RI dan menjaga kerukunan serta gotong royong di lingkungan Desa Betro. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan semakin meriah pada tahun-tahun berikutnya,” tambahnya.»
Sementara itu, salah satu juri, Restu Arih Yunianti, S.Sos., menjelaskan bahwa aspek kreativitas menjadi salah satu bagian penting dalam penilaian. Untuk menjaga objektivitas, tim juri melakukan penilaian di tiga titik.
“Juri ada di tiga tempat, yaitu di Balai Desa, pertigaan jalan arah pabrik, dan jalan raya menuju Balai Desa. Jadi penilaian dilakukan sejak sebelum start, saat peserta berada di perjalanan, hingga menjelang finish,” jelas Restu Arih Yunianti.
Menurutnya, penilaian tidak hanya melihat kreativitas kostum dan penampilan, tetapi juga mempertimbangkan apakah peserta tetap menunjukkan semangat dan kekompakan hingga garis finish.
“Peserta sangat antusias. Hal itu terlihat dari kreativitas kostum, lirik, maupun gerakan yang mereka tampilkan,” tambahnya.
Restu berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum bagi masyarakat untuk mewarisi semangat perjuangan para pahlawan melalui kreativitas dan kegiatan positif.
“Harapannya, masyarakat bisa mewarisi semangat perjuangan para pahlawan dengan menciptakan kreativitas-kreativitas baru. Apapun kegiatan yang dilaksanakan warga desa, pada dasarnya bertujuan menjaga silaturahmi, kerukunan antarwarga, ketertiban dan ketenteraman lingkungan, serta semangat gotong royong dan saling membantu,” pungkasnya.
Hasil Lomba
Setelah melalui proses penilaian oleh tim juri, berikut hasil lomba gerak jalan PKK Desa Betro:
Juara:
1. Juara I: RT 08
2. Juara II: RT 13
3. Juara III: RT 01
Harapan:
1. Harapan I: RT 15
2. Harapan II: RT 05
3. Harapan III: RT 14
Kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Lomba gerak jalan tersebut menjadi salah satu bentuk kebersamaan warga Desa Betro dalam menyambut dan memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.








