![]() |
| Ruang SMP Hangtuah 5 Sidoarjo |
SIDOARJO - Oknum guru SMP Hangtuah 5 di Kabupaten Sidoarjo diduga berperilaku nyeleneh cenderung ke arah pelecehan seksual, terhadap 6 siswinya sendiri termasuk beberapa alumni yang ikut memberi kesaksian.
Oknum guru SMP Hangtuah 5 di Sidoarjo tersebut berinisial AS, diketahui bahwa yang bersangkutan seorang guru agama dan pembina kesiswaan sekolah, tentunya mencoreng institusi pendidikan.
"Dia seorang guru agama pak, juga pembina kesiswaan, saat mata pelajaran agama pun dia jarang masuk ke kelas untuk memberi pelajaran selayaknya seorang guru," cerita "JES" exclusive kepada sinergitas.id
Selain perilaku nyeleneh nya yang dilakukan ke anak didiknya, "AS" juga sering kali meninggalkan kewajiban mengajarnya dan itu atas kesaksian para anak didiknya yang tidak hanya satu murid. (Jumat, 9/10/2026)
![]() |
| Dokumentasi Eksklusif Sinergitas_Id |
"Bahkan saat perjalanan LDKS di dalam kendaraan pun saya mengalami perlakuan yang tak selayaknya sebagai seorang guru kepada muridnya pak, muka saya ditarik diarahkan ke kemaluan dia namun saya berontak," tambah "JES" dengan emosi.
Ditemukan ternyata perilaku nyeleneh "AS" dilakukan seringkali saat ada kesempatan bahkan beberapa alumni yang ikut berkumpul saat itu turut menceritakan perilaku "AS" kepada anak didiknya.
Dalam kesempatan tersebut mereka menjelaskan telah difasilitasi dengan baik oleh Dinas Pendidikan Sidoarjo dan semua sepakat bungkam saat diminta wawancara oleh media yang tidak mereka kenal.
"Kami dipesenin oleh orang tua kami pak untuk tidak memberi keterangan kepada wartawan manapun kecuali yang kenal atau sudah konfirmasi kepada orang tua kami," keterangan para siswi korban perilaku "AS".
Sesuai undang-undang yang berlaku di Republik Indonesia memang hak privasi korban dan saksi harus dilindungi apalagi mereka masih di bawah umur yang masa depan nya masih sangat panjang. (cdr/ulum)






